Bupati Rohil Buka Raker Cabang ll dan Seminar Ilmiah Kesehatan Sempena HUT IBI Ke-72
Raker dan seminar yang mengusung tema
"Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan Untuk Penguatan Pelayanan
Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti" tersebut dipusatkan di Gedung Misran
Rais, Bagansiapiapi.
Acara tampak dihadiri Sekda Rohil H
Fauzi Efrizal, Dirut RSUD RM Pratomo Bagansiapiapi dr Tri Buana Tungga Dewi ,
Ketua Persit KCK Cab LXXVI Kodim p321 Rohil Ny. dr. Mery Nugraha Yudha
Prawiranegara, para Kepala OPD, Camat Bangko Aspri Mulya S.STP, Ketua IBI Riau,
dan berbagai unsur lainnya.
Bupati Rohil dalam sambutannya
mengucapkan selamat HUT IBI ke-72 dan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan
Raker Cabang serta seminar Ilmiah kesehatan.
Bidan kata Bupati, adalah garda terdepan
dalam pemberian pelayanan kesehatan, terutama kepada ibu dan anak. Untuk itu
Pemerintah telah menempatkan ,bidan sampai ke pelosok desa, agar dapat
memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat luas.
" Para bidan juga diharapkan mempunyai
pengetahuan yang luas, agar dapat memberikan pelayanan yang optimal. Kami, atas
nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengapresiasi diadakannya seminar Ilmiah
kesehatan yang dilaksanakan hari ini," katanya.
Bupati berharap, melalu Rapat Kerja
Cabang dan seminar ini, Bidan-bidan dapat lebih kompeten dan profesional dalam
melaksanakan pelayanan kebidanan.
Dalam era transformasi kesehatan yang terus
berkembang lanjut Bupati, tantangan yang dihadapi oleh bidan semakin kompleks
namun kami percaya bahwa dengan semangat yang kuat, kompetensi yang tinggi
serta berlandaskan pada bukti dan pengetahuan yang akurat kita mampu
menghadapinya dengan baik.
" Langkah-langkah menuju transformasi kesehatan
yang berkesinambungan tidak dapat dilakukan secara terpisah, dibutuhkan
kerjasama yang erat antara pemerintah, Ikatan Bidan Indonesia, tenaga kesehatan
dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan kualitas
kebidanan," terangnya.
Pemerintah daerah tambah Bupati, juga senantiasa
berupaya memberikan perhatian terhadap seluruh tenaga kesehatan termasuk para
bidan dengan mengajukan formasi P3K bidang kesehatan.
Apalagi kata Bupati, dari laporan ketua
IBI Rohil ada sebanyak 1.400 bidan yang tersebar di seluruh Kecamatan hingga
pelosok. Dari ribuan bidan itu sebut Bupati, kebanyakan masih bekerja sebagai
tenaga sukarela baik di rumah sakit swasta, puskesmas maupun lainnya.
" Kami ingin selama kepemimpinan kami
semua tenaga kesehatan termasuk bidan memiliki gaji yang memadai dan berharap
seluruh tenaga kesehatan nantinya bisa lulus seleksi P3K yang akan di buka,"
paparnya.
Pemerintah daerah tambahnya lagi, akan
senantiasa bekerjasama dengan IBI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat
hingga pelosok desa.(Ded)