Operasi Zebra Lancang Kuning 2023 Di Riau Mulai Digelar, Ada Tujuh Poin Yang Disasar Gakkum, Simak Apa Saja
Administrator - Senin, 04 September 2023 10:31 WIB
tanjakberita.com, PEKANBARU- Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, SIK MH, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning 2023, Senin (4/9/2023) sekitar pukul 07.00 Wib.
Apel gelar pasukan operasi zebra lancang kuning ini dilaksanakan di halaman Mapolda Riau, diikuti ratusan personil gabungan terdiri dari personil Polri, Pom TNI, Dishub, Satpol PP serta personil Jasa Raharja.
Operasi Zebra Lancang Kuning 2023 akan digelar selama 14 hari kedepan terhitung mulai tanggal 04 hingga 17 September 2023.
Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, dalam arahannya meminta agar selama pelaksanaan Operasi Zebra Lancang Kuning 2023, petugas mengedepankan kegiatan edukatif, preemtif, preventif serta humanis yang didukung penegakan hukum baik secara elektronik maupun teguran.
"Saya meminta kepada anggota yang bertugas dalam Operasi Zebra Lancang Kuning 2023 ini untuk mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif serta hindari tindakan yang dapat menimbulkan kontraproduktif di masyarakat," jelas Iqbal.
Selain itu, tegas Kapolda, kepada setiap anggota yang bertugas diharapkan untuk melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi untuk membangun sinergitas yang baik dalam mewujudkan Provinsi Riau yang aman, nyaman dan damai.
"Serta yang paling penting, agar seluruh personel jangan sesekali bersikap arogan kepada masyarakat. Tadi saya sudah sampaikan, pimpinan harus turun, nanti menyapa mengingatkan teman-teman pengguna jalan," kata Irjen Pol M Iqbal.
Sementara itu kepada wartawan disampaikan Kapolda Riau, ada sekitar 840 personel yang diturunkan dalam operasi zebra Lancang Kuning 2023.
Jumlah tersebut terdiri dari personel Ditlantas Polda sebanyak 120 personel serta 720 Personil Polres jajaran.
"Operasi ini mengedepankan kegiatan redukatif, persuasif, humanis dan gakkum terhadap pelanggaran kasat mata. Operasi ini juga bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, Lakalantas dan fatalitas serta meningkatnya disiplin berlalu lintas," kata Kapolda Riau.
Kapolda menjelaskan, ada tujuh prioritas pelanggaran yang dapat dilakukan penindakan secara penegakan hukum (gakkum), tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) maupun teguran serta tilang manual.
"Ketujuh pelanggaran tersebut diantaranya pengendara atau pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara dibawah umur, pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar (SNI) dan pengendara bermotor roda empat yang tidak menggunakan safety belt, pengendara dalam pengaruh alkohol, pengendara atau pengemudi melawan arus dan pengendara atau pengemudi melebihi batas kecepatan," kata Kapolda Riau.
Tahun ini, tambah Kapolda, cara bertindak disesuaikan dengan situasi terkini yakni menjelang pelaksaaan Pemilu 2024.
"Artinya cara bertindak saat melakukan kegiatan Operasi Zebra Lancang Kuning 2023 menyesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini. Jangan sampai menimbulkan pro kontra kepada masyarakat, apalagi dalam rangkaian kegiatan pemilu maupun partai tertentu agar tidak berimbas ke ranah politik," kata Kapolda Riau.
Kapolda menegaskan tidak ada anggota polisi yang menggelar razia di jalan secara stasioner. Penindakan dilakukan secara mobile maupun hunting dengan 80 persen dilakukan secara ETLE atau tilang elektronik.
"Selain menggunakan etle statis, dan penindakan secara manual, Polda Riau dan jajaran akan menggunakan etle mobile. Ini untuk memberikan efek jera kepada pelanggar lalu lintas di wilayah hukum Polda Riau," tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan kepada jajarannya, tentang tujuan pelaksanaan Operasi Zebra ini yakni menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan dan angka fatalitas. Selain itu juga meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
"Jadi operasi yang digelar bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, tetapi wujud kecintaan Polri kepada masyarakat. Yaitu sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, maupun fatalitas korban laka di jalan," tutup Kapolda Riau.**(rls)
Penulis
: Oktaviandi
Editor
: Aston Tambunan
Tags
Berita Terkait
Sorot TPPO di Riau, Brigjen Pol Hengki: Anggota Terlibat Diberi Sanksi Tegas
Amankan Objek Vital Nasional, Apical dan Polda Riau Tandatangani PKT
Wilmar dan GPN Lecehkan LAMR Dumai, Tengku Dedek: Mereka Jangan Main-main
H Abdul Kasim Minta BPJS Cabut Kerjasama Rumah Sakit Nakal
Walikota Dumai H Paisal Hadiri Kegiatan di Mapolda Riau
Terkait Laka Kerja di Dumai, Kinerja Wasnaker Riau Dipertanyakan
Komentar