Serap Anggaran Jumlahnya Signifikan, Pasar Rakyat Lepin Tak Kunjung Difungsikan

Administrator - Selasa, 29 Agustus 2023 17:18 WIB
Serap Anggaran Jumlahnya Signifikan,  Pasar Rakyat Lepin Tak Kunjung Difungsikan
Los Pasar Rakyat Lepin.
tanjakberita.com, DUMAI- Bangunan los Pasar Rakyat Lepin di Jalan Jenderal Sudirman (Lepin) tampak belum kunjung difungsikan peruntukannya sebagai los pasar untuk ditempati para pedagang.

Los Pasar Rakyat Lepin ini jumlah meja sebagaimana tertulis setiap meja yakni berjumlah 104 meja namun satu pun meja los belum ada tanda-tanda untuk ditempati.

Pantauan Crew media ini di lokasi Los Pasar Rakyat Lepin tampak sarana los pasar tersebut belum singkron atau belum selesai pengerjaannya.

Buktinya ada penampakan setiap meja los dibawahnya ada pipa paralon berdiri seakan belum tuntas dikerjakan. Demikian sebagian lantai ada yang tidak ditutup keramik.

Sebagaimana data diperoleh tanjakberita.com, anggara dana terserap untuk pembangunan sarana Los Pasar Lepin ini sumbernya dari APBN melalui Kementerian Perdagangan RI Tahun Anggaran (TA) 2022 besarnya cukup signifikan yakni sebesar Rp 3.567.300.000,-

Los pasar ini sebelumnya dibangun oleh kontraktor pelaksana CV Titian Mulia Kontraktor dengan konsultan pengawas Basit Konsultan.

Terkait sarana Los Pasar Lepin yang belum kunjung ditempati tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Pemko Dumai, Fridarson SH, membenarkan kalau los pasar lepin tersebut memang belum ditempati karena menunggu air, listrik dan ada perbaikan kecil.

"Ya belum ditempati pak", ujar Fridarson membenarkan saat dihubungi media ini lewat nomor WhatsAppnya, tadi sore, Selasa (29/8/2023).

Ia mengatakan, pihaknya (Disperindag) Dumai sedang proses menunggu pengadaan air dan listrik di los pasar tersebut sehingga belum ditempati.

"Kita tunggu air dan listrik, dan beberapa perbaikan kecil", imbuh Fridarson lagi.

Menurut Fridarson, los pasar lepin tersebut akan ditempati para pedagang yang menjual jenis sayuran, daging, dan dagangan lainnya.

Sementara itu, disinggung ada paralon yang berdiri dibawah setia meja los, menurut Fridarson, pipa tersebut adalah pipa paralon untuk saluran air keperluan pedagang nantinya.**

Penulis
: Aston Tambunan
Editor
: Aston Tambunan
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru