APICAL Dumai Dorong Pertumbuhan dan Perkembangan UMKM
Diantaranya adalah memberikan pembinaan
dan pendampingan untuk usaha pangkas rambut serta kerupuk cabe yang merupakan
oleh-oleh khas Dumai. Apical Dumai mensupport Rumah Pangkas Kita yang dikelola
Muhammad Zaki di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.
Dalam sebuah video yang diunggah Apical
di akun Youtube resminya pada 5 Januari 2024, Zaki mengakui ia sempat merasa
'down' ketika pertama kali memulai usaha pangkas rambut kecil-kecilan di rumah
orang tuanya.
" Sempat down karena nggak ada
pelanggan. Mungkin kalau saya nggak ketemu Apical, saya udah ganti
profesi," kata Zaki, yang kini menjalankan usaha pangkas rambut bersama
rekannya.
Ia menambahkan, saat itu perwakilan
Apical dari PT Sari Dumai Sejati mendatangi kediamannya untuk menawarkan
program pelatihan memangkas rambut serta menyediakan ruko yang lebih representatif
untuk tempat pangkas beserta fasilitas peralatan pangkas rambut.
Kini usaha pangkas rambutnya makin
populer dan menambah kesejahteraan pria yang baru saja menikah tersebut.Kalau
sebelumnya hanya ada 6 sampai 7 konsumen, saat ini sudah melayani 15 sampai 20
orang perhari.
" Terimakasih Apical yang sudah
memberikan dukungan hingga usaha saya bisa berkembang," ungkap Zaki.
Selain pangkas rambut, Apical Dumai juga
memberikan perhatian untuk pengembangan usaha kerupuk cabe yang merupakan
oleh-oleh khas daerah Dumai. Salah satunya usahaKerupuk Cabe Nurul Fatiha yang
sudah dirintis oleh Eni Sriwahyuni sejak lama.
Awalnya hanya 10 kilogram ubi kayu yang
diolah setiap harinya menjadi kerupuk cabe. Namun kini usaha itu sudah jauh
berkembang pesat dan angka produksinya telah meningkat menjadi 150 kilogram per
hari. Kerupuk cabenya yang semula dititipkan penjualannya di kedai sarapan
pagi, kini sudah punya mitra penjualan di sentra oleh-oleh Dumai hingga
Pekanbaru.
Eni mengakui usaha olahan kerupuk ini
sangat bergantung dengan bahan baku seperti ubi kayu yang didatangkan langsung
dari pemasok lokal seperti di Dumai dan Duri. Kemudian bahan bakar dari gas
elpiji yang terkadang pasokannya juga sulit didapatkan.
Untungnya, khusus untukminyak goreng
dirinya mendapat support dari Apical Dumak sejak awal 2023 lalu. Melalui
kemitraan, dirinya mendapat bantuan berupa pengiriman minyak goreng sebanyak
150 kilogram setiap bulannya.
" Sejak kerjasama dengan Apical
ini, saya akui sangat terbantu karena bisa mendapatkan minyak goreng lebih
mudah dan diantarkan sampai ke rumah," ungkapnya.
Tidak hanya minyak goreng, dikatakannya
Apical juga mendukung kelangsungan usaha dan pemasaran kerupuk cabe tersebut.
Dengan bantuan Apical, usaha kerupuk Nurul Fatiha semakin berkembang dan
omsetnya juga jauh meningkat dalam tiga bulan terakhir dan kerupuk cabe
olahannya makin dikenal di banyak toko oleh-oleh di Dumai dan Pekanbaru.
" Saya berharap kerjasama dengan
Apical dapat berlanjut, dan usaha Kerupuk Cabe Nurul Fatiha bisa terus berkembang.
Saya juga menyampaikan laporan bulanan kepada Apical sebagai bentuk
transparansi dan tanggung jawab atas bantuan yang diterima," jelasnya.
Apical sebagai produsen dan pengekspor
minyak sawit dan produk turunannya menaruh perhatian besar dalam program
pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya sinergi antara dunia usaha dan sektor
UMKM, semoga kedepannya semakin meningkat kesejahteraan warga sekitar
operasional perusahaan.(infotorial)
Santuni Anak Yatim di Dumai, Apical Gelar Buka Puasa Bersama
Apical Salurkan Ribuan Sembako Bantu Masyarakat di Dumai
Amankan Objek Vital Nasional, Apical dan Polda Riau Tandatangani PKT
Apical Gelar Serangkaian Acara Sempena Bulan K3 Tahun 2025 di Dumai
Apical Dumai Berkomitmen Pendampingan Budidaya Ternak Masyarakat