APICAL Dumai Dorong Pertumbuhan dan Perkembangan UMKM

Administrator - Sabtu, 06 Januari 2024 12:25 WIB
APICAL Dumai Dorong Pertumbuhan dan Perkembangan UMKM
Sekretaris Camat Sungai Sembilan, Mutadi didampingi Ahmad Syaefudin mewakili PT SDS menggunting pita saat peresmian Rumah Pangkas Kita.
tanjakberita.com -DUMAI- Humas Apical Dumai, Kamero Bangun memaparkan kehadiran perusahaan Apical Group di Dumai tidak semata menampung tenaga kerja, namun juga memberikan kontribusi lebih terhadap daerah dan masyarakat tempatan. Apical Group yang beroperasi di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai berkomitmen ikut mendorong pertumbuhan dan pengembangan UMKM guna peningkatan ekonomi masyarakat tempatan.

Diantaranya adalah memberikan pembinaan dan pendampingan untuk usaha pangkas rambut serta kerupuk cabe yang merupakan oleh-oleh khas Dumai. Apical Dumai mensupport Rumah Pangkas Kita yang dikelola Muhammad Zaki di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Dalam sebuah video yang diunggah Apical di akun Youtube resminya pada 5 Januari 2024, Zaki mengakui ia sempat merasa 'down' ketika pertama kali memulai usaha pangkas rambut kecil-kecilan di rumah orang tuanya.

" Sempat down karena nggak ada pelanggan. Mungkin kalau saya nggak ketemu Apical, saya udah ganti profesi," kata Zaki, yang kini menjalankan usaha pangkas rambut bersama rekannya.

Ia menambahkan, saat itu perwakilan Apical dari PT Sari Dumai Sejati mendatangi kediamannya untuk menawarkan program pelatihan memangkas rambut serta menyediakan ruko yang lebih representatif untuk tempat pangkas beserta fasilitas peralatan pangkas rambut.

Kini usaha pangkas rambutnya makin populer dan menambah kesejahteraan pria yang baru saja menikah tersebut.Kalau sebelumnya hanya ada 6 sampai 7 konsumen, saat ini sudah melayani 15 sampai 20 orang perhari.

" Terimakasih Apical yang sudah memberikan dukungan hingga usaha saya bisa berkembang," ungkap Zaki.

Selain pangkas rambut, Apical Dumai juga memberikan perhatian untuk pengembangan usaha kerupuk cabe yang merupakan oleh-oleh khas daerah Dumai. Salah satunya usahaKerupuk Cabe Nurul Fatiha yang sudah dirintis oleh Eni Sriwahyuni sejak lama.

Awalnya hanya 10 kilogram ubi kayu yang diolah setiap harinya menjadi kerupuk cabe. Namun kini usaha itu sudah jauh berkembang pesat dan angka produksinya telah meningkat menjadi 150 kilogram per hari. Kerupuk cabenya yang semula dititipkan penjualannya di kedai sarapan pagi, kini sudah punya mitra penjualan di sentra oleh-oleh Dumai hingga Pekanbaru.

Eni mengakui usaha olahan kerupuk ini sangat bergantung dengan bahan baku seperti ubi kayu yang didatangkan langsung dari pemasok lokal seperti di Dumai dan Duri. Kemudian bahan bakar dari gas elpiji yang terkadang pasokannya juga sulit didapatkan.

Untungnya, khusus untukminyak goreng dirinya mendapat support dari Apical Dumak sejak awal 2023 lalu. Melalui kemitraan, dirinya mendapat bantuan berupa pengiriman minyak goreng sebanyak 150 kilogram setiap bulannya.

" Sejak kerjasama dengan Apical ini, saya akui sangat terbantu karena bisa mendapatkan minyak goreng lebih mudah dan diantarkan sampai ke rumah," ungkapnya.

Tidak hanya minyak goreng, dikatakannya Apical juga mendukung kelangsungan usaha dan pemasaran kerupuk cabe tersebut. Dengan bantuan Apical, usaha kerupuk Nurul Fatiha semakin berkembang dan omsetnya juga jauh meningkat dalam tiga bulan terakhir dan kerupuk cabe olahannya makin dikenal di banyak toko oleh-oleh di Dumai dan Pekanbaru.

" Saya berharap kerjasama dengan Apical dapat berlanjut, dan usaha Kerupuk Cabe Nurul Fatiha bisa terus berkembang. Saya juga menyampaikan laporan bulanan kepada Apical sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab atas bantuan yang diterima," jelasnya.

Apical sebagai produsen dan pengekspor minyak sawit dan produk turunannya menaruh perhatian besar dalam program pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya sinergi antara dunia usaha dan sektor UMKM, semoga kedepannya semakin meningkat kesejahteraan warga sekitar operasional perusahaan.(infotorial)

Penulis
: Faisal Sikumbang
Editor
: Administrator
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru