Apical Grup Luncurkan PMT Berbasis Pangan Lokal Cegah Stunting di Dumai
Administrator - Kamis, 14 Maret 2024 22:50 WIB
Apical Grup Peduli Pencegahan Stunting di Dumai
tanjakberita.com -DUMAI - Apical Grup kembali menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap kepentingan masyarakat, terutama di sekitar daerah operasional perusahaan. Kali ini melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Apical Grup berkontribusi dalam penanggulangan dan pencegahan stunting.
Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang menjadi inovasi Apical Grup fokus pada pemanfaatan sumber daya pangan lokal. Hal ini dalam rangka memerangi malnutrisi dan mempercepat pengurangan stunting di Dumai.
" Ini bagian dari komitmen perusahaan kepada DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) guna penanggulangan stunting. Apical Group berkolaborasi dengan otoritas lokal dan institusi kesehatan," ujar Kamero Bangun dari Apical Dumai kepada media, (07/03/24) pekan lalu.
Peluncuran program PMT Apical Grup tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Sungai Sembilan dan dihadiri Sekretaris Kecamatan Sungai Sembilan, pejabat dari DPPKB Kota Dumai, Kepala Puskesmas Kecamatan Sungai Sembilan, dan perwakilan dari Polsek Sungai Sembilan.
Program tersebut dimulai dengan sesi pencerahan tentang strategi pencegahan dan percepatan penurunan stunting yang disampaikan Ahli Gizi Puskesmas Sungai Sembilan, Siti Aisyah S.Tr.Gz.
Kemudian dilanjutkan dengan distribusi makanan tambahan, seperti susu dan telur kepada anak-anak yang menunjukkan tanda-tanda stunting serta ibu hamil.
" Dengan 15 anak di Kecamatan Sungai Sembilan teridentifikasi sebagai stunting, sangat penting bagi kita untuk bertindak cepat dan tegas," ungkap Siti.
Program ini tidak hanya menyediakan dukungan nutrisi langsung tetapi juga memberdayakan komunitas dengan pengetahuan untuk mempertahankan dan menggunakan sumber daya pangan lokal yang tersedia.
Sementara Sekretaris Kecamatan Sungai Sembilan, Muhtadi menekankan kegiatan yang digelar menjadi sinar harapan dan bukti keseriusan guna mewujudkan kesejahteraan anak-anak.
" Kerjasama kami dengan Apical Group menandai momen krusial dalam perjuangan kita melawan stunting," tegas Muhatdi, Sekcam Sungai Sembilan.
Apical Group dikenal dengan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan Apical 2030 dan penerapan filosofi bisnis 5C serta mengukuhkan kembali dedikasinya untuk mendukung upaya pemerintah dalam pengurangan stunting.
" Keterlibatan kami dalam program ini menegaskan komitmen Apical tidak hanya kepada keunggulan bisnis tetapi juga kepada tanggung jawab sosial kami. Kami percaya bahwa dengan mendukung inisiatif seperti ini, kami berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan membantu membangun masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk Indonesia," ujar M. Faisal Mahyan, perwakilan dari Apical Group Dumai.
Inisiatif ini merupakan contoh nyata bagaimana kemitraan antara sektor swasta dan publik dapat memberikan dampak signifikan terhadap tantangan kesehatan masyarakat.
" Melalui upaya bersama dan fokus pada solusi berbasis pangan lokal yang berkelanjutan, Apical Group dan mitra-mitranya menetapkan patokan untuk inisiatif pengurangan stunting di seluruh dunia," tutup Faisal.(*)
Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang menjadi inovasi Apical Grup fokus pada pemanfaatan sumber daya pangan lokal. Hal ini dalam rangka memerangi malnutrisi dan mempercepat pengurangan stunting di Dumai.
" Ini bagian dari komitmen perusahaan kepada DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) guna penanggulangan stunting. Apical Group berkolaborasi dengan otoritas lokal dan institusi kesehatan," ujar Kamero Bangun dari Apical Dumai kepada media, (07/03/24) pekan lalu.
Peluncuran program PMT Apical Grup tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Sungai Sembilan dan dihadiri Sekretaris Kecamatan Sungai Sembilan, pejabat dari DPPKB Kota Dumai, Kepala Puskesmas Kecamatan Sungai Sembilan, dan perwakilan dari Polsek Sungai Sembilan.
Program tersebut dimulai dengan sesi pencerahan tentang strategi pencegahan dan percepatan penurunan stunting yang disampaikan Ahli Gizi Puskesmas Sungai Sembilan, Siti Aisyah S.Tr.Gz.
Kemudian dilanjutkan dengan distribusi makanan tambahan, seperti susu dan telur kepada anak-anak yang menunjukkan tanda-tanda stunting serta ibu hamil.
" Dengan 15 anak di Kecamatan Sungai Sembilan teridentifikasi sebagai stunting, sangat penting bagi kita untuk bertindak cepat dan tegas," ungkap Siti.
Program ini tidak hanya menyediakan dukungan nutrisi langsung tetapi juga memberdayakan komunitas dengan pengetahuan untuk mempertahankan dan menggunakan sumber daya pangan lokal yang tersedia.
Sementara Sekretaris Kecamatan Sungai Sembilan, Muhtadi menekankan kegiatan yang digelar menjadi sinar harapan dan bukti keseriusan guna mewujudkan kesejahteraan anak-anak.
" Kerjasama kami dengan Apical Group menandai momen krusial dalam perjuangan kita melawan stunting," tegas Muhatdi, Sekcam Sungai Sembilan.
Apical Group dikenal dengan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan Apical 2030 dan penerapan filosofi bisnis 5C serta mengukuhkan kembali dedikasinya untuk mendukung upaya pemerintah dalam pengurangan stunting.
" Keterlibatan kami dalam program ini menegaskan komitmen Apical tidak hanya kepada keunggulan bisnis tetapi juga kepada tanggung jawab sosial kami. Kami percaya bahwa dengan mendukung inisiatif seperti ini, kami berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan membantu membangun masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk Indonesia," ujar M. Faisal Mahyan, perwakilan dari Apical Group Dumai.
Inisiatif ini merupakan contoh nyata bagaimana kemitraan antara sektor swasta dan publik dapat memberikan dampak signifikan terhadap tantangan kesehatan masyarakat.
" Melalui upaya bersama dan fokus pada solusi berbasis pangan lokal yang berkelanjutan, Apical Group dan mitra-mitranya menetapkan patokan untuk inisiatif pengurangan stunting di seluruh dunia," tutup Faisal.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Editor
: Administrator
Tags
Berita Terkait
Komentar