Investasi 1 Miliar USD di Dumai, Apical Kembangkan Bisnis Hilirisasi
Manumpak Manurung, Head of Government and Industry Relations Apical Group
menyampaikan investasi yang dilakukan bertujuan meningkatkan produksi produk
bernilai tambah. Hal itu sejalan dengan visi Indonesia memajukan industri
hilirisasi saat acara media meet-up yang diadakan sebagai highlight kegiatan selama
tahun 2023.
Apical Group yang berperan sebagai
pengolah minyak sawit midstream, berkomitmen penuh mendukung program hilirisasi
dengan memperluas jangkauan produknya. Fasilitas produksi yang berlokasi di
Dumai ini dilengkapi dengan teknologi pemrosesan terkini, memastikan efisiensi
dan keberlanjutan produksi.
Dengan kapasitas yang ditingkatkan,
Apical berharap dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional terhadap
produk minyak sawit olahan berkualitas tinggi.
" Investasi ini merupakan langkah
strategis Apical dalam mendukung visi pemerintah Indonesia guna meningkatkan
nilai tambah industri minyak sawit. Kami percaya, melalui hilirisasi kami dapat
memberi kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui penciptaan
lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan UMKM," ujar Manumpak Manurung.
Melalui fasilitas terbaru ini, Apical
tidak hanya meningkatkan kapasitas produksinya tetapi juga memberikan dampak
positif yang luas. Kegiatan hilirisasi Apical tidak hanya menunjukkan komitmen
dalam inovasi dan keberlanjutan, tetapi juga dalam memperkuat kerjasama antara
sektor swasta dan pemerintah.
Hal ini sejalan dengan tujuan bersama
untuk memajukan industri minyak sawit Indonesia dan mendukung kemajuan ekonomi
nasional.
" Kami berharap, dengan terus
berinvestasi di Indonesia, Apical Group dapat memainkan peran penting dalam
mewujudkan potensi penuh industri minyak sawit Indonesia, sekaligus membawa
manfaat yang nyata bagi masyarakat dan perekonomian," tutup Manumpak
Manurung.
Sementara pada sisi lain, Market
Development Manager Apical Group, George Tjiptamustika mengungkapkan sepanjang
tahun 2023 Apical telah kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Baik
pemerintah setempat, perusahaan yang bergerak di industri pangan, serta UMKM.
Melalui kolaborasi bersama UMKM, Apical
berharap dapat membantu menggairahkan pertumbuhan UMKM di sektor industri
makanan, sekaligus memperkuat citra dari brand Apical, terutama Vitas, Medalia,
dan Frybest.
Selain itu, dengan membangun kolaborasi
dengan UMKM setempat, secara tidak langsung memberikan kesempatan kepada
masyarakat luas, termasuk di dalamnya UMKM untuk mengeksplor berbagai makanan
kreasi dari produk-produk Apical.
Sementara untuk target 2024, George
mengutarakan salah satunya yakni meningkatkan jumlah mitra distributor di pulau
Jawa sebagai area fokus perusahaan dan juga membuka wilayah distribusi baru di
luar Pulau Jawa.
Apical adalah pengolah minyak nabati
terkemuka dengan jejak global yang berkembang. Pengilangan mid-stream yang
terintegrasi secara vertikal dan pemrosesan hilir bernilai tambah menjadikan Apical
pemasok integral yang mendukung kebutuhan berbagai industri yaitu makanan,
pakan ternak, oleokimia, dan bahan bakar terbarukan. Termasuk bahan bakar
penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF) yang
memungkinkan pengurangan besar emisi CO2.
Hingga saat ini, dengan aset
terintegrasi di lokasi yang strategis mencakup Indonesia, Cina, dan Spanyol,
Apical mengoperasikan sejumlah kilang, pabrik oleokimia, pabrik biodiesel, dan
pabrik penghancur kernel. Melalui usaha patungan, Apical juga memiliki operasi
pemrosesan dan distribusi di Brasil, India, Pakistan, Filipina, Uni Emirat
Arab, Amerika Serikat dan Vietnam.(infotorial)
Apical Dumai Berbagi, Puluhan Anak Yatim Disantuni
Apical Group Konsisten Gelar Edukasi Stunting dan Gerakan PMT di Dumai
Tingkatkan Kualitas Pendidik, Apical Group Gelar Pelatihan Guru di Dumai
Sekolah Baru Harapan Baru, Apical dan Pemko Resmikan SDN 001 Lubuk Gaung
Dukung Pendidikan Dasar, APICAL Salurkan Ratusan Buku ke 3 SD di Dumai