Loka POM Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan Lewat Talkshow On Radio
Administrator - Rabu, 07 Juni 2023 22:25 WIB
tanjakberita.com - Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keamanan pangan, Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kota Dumai menggelar sosialisasi dan edukasi ke masyarakat melalui program Talkshow on Radio dengan Tema " Keamanan pangan tanggung jawab bersama".
Kegiatan gelar sosialisasi tersebut dilaksanakan di studio radio Dumai FM jalan Teratai Kota Dumai, Rabu (7/6/2023).
Vony Wicheisa Manihuruk, SKM, sebagai staff Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama dari Loka Pengawas Obat dan Makanan di Kota Dumai hadir sebagai narasumber dalam Talkshow on radio yang di pandu oleh penyiar Baim.
Kegiatan ini bertepatan World Food Safety Day (WFSD) atau Hari Keamanan Pangan Sedunia yang diperingati setiap 7 Juni setiap tahunnya.
Vony saat opening menyampaikan terkait tugas dari UPT BPOM adalah untuk mengawasi obat dan makanan mulai dari produksi hingga diperedaran.
Selanjutnya Vony mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih jeli dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi sehari hari jangan sampai makanan yang dikonsumsi justru membahayakan buat tubuh kita.
"Memperhatikan keamanan pangan itu sangat penting yang bertujuan untuk mencegah pangan dari kemungkinan terpapar cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia itu sendiri", papar Vony.
Berikutnya Vony juga mengungkapkan, ciri-ciri pangan yang mengandung formalin untuk mie biasanya mie nya tidak lengket, lebih mengkilat, bau menyengat khas formalin, dan bertahan lebih dari 1 hari pada suhu ruang/suhu kamar. Kalau di tahu, tahunya tidak mudah hancur dan bertahan lebih dari 1 hari disuhu ruang. Untuk ikan, biasanya tidak dihinggapi lalat dan bau menyengat, ungkapnya.
Dan pangan yang mengandung boraks biasanya memiliki ciri-ciri teksturnya sangat kenyal, tidak lengket, tidak mudah putus, dan terasa getir untuk kerupuk, farmalin maupun boraks keduanya adalah bahan berbahaya dan sangat tidak aman untuk dikonsumsi tubuh kita, tambahnya lagi.
Dipenghujung Talkshow on Radio, Vony (Loka POM Kota Dumai) mengajak masyarakat untuk menerapkan 5 kunci keamanan pangan/untuk pangan yang akan diolah yaitu :
1. Jagalah kebersihan : cuci tangan dan peralatan masak sebelum dan sesudah mengolah pangan, dan tentunya cuci tangan sebelum mengonsumsi pangan.
2. Pisahkan pangan matang dan mentah: saat menyimpan atau mengolah pangan, selalu pisahkan pangan yang sudah matang dengan pangan yang mentah. Hal ini untuk menghindari kontaminasi silang. Kontaminasi silang merupaan perpindahan mikroba dari satu substrata tau area menuju substrat lain.
3. Masak dengan benar: terutama pada daging sapi, daging unggas, telur dan pangan hasil laut. Jika ingin memanaskannya kembali, pastikan panasnya merata. Suhu yang tepat untuk memasak yg dapat membunuh mikroba pathogen itu diatas 70OC bu.
4. Jagalah pangan pada suhu aman: pangan dingin tetapi dingin dan pangan panas tetap disajikan panas. Hal ini agar mengurangi risiko kuman berkembang biak dengan cepat.
Suhu optimum mikroba berkembang itu 5-60OC, jika dibawa 5OC tidak ada/sedikit pertumbuhan bakteri, sedangkan untuk diatas 61 OC itu mikroorganisme pathogen mati.
5. Gunakan air dan bahan baku aman: air yang aman adalah air yang jernih, tidak berbau, dan tidak berasa. Bahan baku aman merupakan bahan yang terbebas dari cemaran fisik, kimia,dan biologi tadi. Bahan baku yang digunakan harus dalam kondisi segar.
1. Cek Kemasan: pastikan kemasan dalam kondisi baik tidak bocor, penyok, mengembung, berkarat, atau terbuka segelnya.
3. Cek Izin Edar: pastikan produk pangan memiliki izin edar BPOM dengan kode BPOM RI MD/ ML + 12 digit angka atau PIRT +15 digit angka.
Semoga Talkshow on Radio ini bermanfaat bagi masyarakat untuk membantu menambah pemahaman terutama terkait keamanan pangan yang kita konsumsi sehari hari, tutup Vony mengakhiri.**
Penulis
: Bambang Eka
Editor
: Aston Tambunan
Tags
Berita Terkait
Besok Pagi Bersama ARUK, BWSS III Riau Turlap ke Pelindo Dumai
Sat lantas Polres Pelalawan Gencar Sosialisasikan Program Riau Tertib Berkeselamatan
Polres Pelalawan Ikut Berpatisipasi Ciptakan Kamseltibcar Lantas Sebagai Upaya Mengurangi Kecelakaan
Yayasan Riau Madani Menangkan Gugatan Atas Kebun Sawit Ilegal Di Tahura Minas Riau
BPJS Kesehatan Cabang Dumai Perluas SDM Badan Usaha Seputar JKN
Gubri Dan KKP Berlayar Di Perairan Laut Dumai Hingga 30 Menit, Pastikan Bersih Dari Sampah
Komentar