Stafsus Menkumham Riau, Fajar Lase, Sosialisasi TPPO Dan Layanan Razy Passport Di Dumai
Administrator - Kamis, 03 Agustus 2023 19:55 WIB
tanjakberita.com, DUMAI - Kementerian Hukum dan HAM Riau melaksanakan Sosialisasi Keimigrasian Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Layanan Eazy Passport dengan kuota 500 orang bersama Stafsus Menkumham RI Bidang Transformasi Digital Fajar BS Lase berlokasi di Ballroom The Zuri Hotel, Rabu (2/8/2023).
Program Eazy Passport sendiri dilaksanakan oleh Kemenkumham RI dalam rangka memberikan kemudahan kepengurusan paspor kepada masyarakat yang ingin berpelisiran keluar negeri. Untuk di Kota Dumai sendiri disiapkan kuota sebanyak 500 orang.
Pelayanan ini pun dilaksanakan dengan cepat dan tepat serta tetap memperhatikan standar operasional pelayanan dari Kantor Imigrasi yang ikut serta dalam program ini.
Adapun, 6 Kanim (Kantor Imigrasi) yang ikut serta yakni Kanim Dumai, Kanim Bagan Siapi-api, Kanim Bengkalis, Kanim Pekanbaru, Kanim Siak dan Kanim Selatpanjang.
Dalam kesempatan ini, Fajar BS Lase turut memberikan sosialisasi dihadapan para masyarakat yang akan mengurus pembuatan maupun perpanjangan paspor tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) agar masyarakat yang mendapatkan tawaran bekerja di luar negeri bisa lebih berhati-hati.
Stafsus Menkumham RI ini pun turut menjelaskan terkait dengan proses dan alur pelayanan pembuatan serta perpanjangan paspor yang tersedia saat ini.
Dalam kesempatan itu, Fajar BS Lase berpesan agar paspor yang merupakan salah satu dokumen penting dapat dijaga sebaik baiknya dan tidak disalahgunakan.**
Penulis
: Administrator
Editor
: Aston Tambunan
Tags
Berita Terkait
PH Terdakwa Perkara Sabu 125 Kg Dan TPPU Rp 3,319 Miliar Tidak Ajukan Eksepsi
Kementerian Kominfo Resmi Blokir Aplikasi Higgs Domino Island
Kemenkumham Terima WTP Dari BPK 14 Kali Berturut-turut
Memberikan Perlindungan Hukum dan HAM Kemenkumham Jadi Instansi dengan Tata Kelola Pengadaan ASN Terbaik
KLHK: Pengusaha Sawit "Di Kawasan Hutan" Diminta Tuntaskan Izin Sebelum 2 November 2023
Bantah Anaknya Terlibat Monopoli Bisnis Di Lapas, Yasonna Laoly : Bohong Besar
Komentar