Besok Pagi Bersama ARUK, BWSS III Riau Turlap ke Pelindo Dumai
Administrator - Selasa, 16 Desember 2025 22:03 WIB
Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK) menyampaikan paparan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Dumai.
tanjakberita.com -Menindaklanjuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Dumai tadi pagi, Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Provinsi Riau bakal meninjau langsung Kawasan PT Pelindo Regional I Dumai bersama Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK) besok pagi, Rabu (17/12/25).
AGENDA Turlap BWSS bertujuan untuk melihat kondisi di kawasan Pelindo Dumai dari dekat. Selain itu sekaligus untuk mengumpulkan data serta fakta lapangan.
" Kami akan turun ke lapangan besok pagi. Kalau bisa ARUK ikut mendampingi. Saya minta Pelindo Dumai agar bisa memfasilitasi kami masuk ke dalam kawasan," ujar Daniel, dari BWSS III Riau dalam forum RDP, Selasa (16/12/25).
Disampaikan Daniel, pihak Pelindo Dumai diminta membuka ruang komunikasi. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada ARUK yang telah memberikan informasi serta data maupun dokumen yang ada.
" Kami sudah dengar tuntutan ARUK, dan terimakasih atas informasi yang disampaikan. Kami juga butuh data dari Pelindo. Termasuk proses perizinan lahan. Apakah sungai masuk dalam luas lahan Pelindo atau tidak," jelas Daniel yang mengaku baru 4 bulan bertugas di Riau ini.
Daniel menceritakan pengalamannya di salah satu daerah, dimana sungai masuk dalam kawasan perusahaan. Seharusnya saat penerbitan perizinan, sungai dikeluarkan dari luasan lahan. Dengan begitu saat ada kegiatan terkait sungai tidak mengganggu aktivitas perusahaan.
" Karena itu kami perlu melihat dokumen untuk memastikannya. Apakah dulu memang sudah ada anak sungai. Kalau ada sungai yang ditutup, masih ada kesempatan mengurus izin. Namun kalau bangunan yang ada di atasnya memberikan dampak negatif bagi masyarakat, tentu harus dibongkar," papar Daniel.
Koordinator ARUK, Riski Kurniawan, ST, MIP menyambut baik ajakan BWSS III Riau untuk turun bersama mendampingi kegiatan Turlap yang akan dilaksanakan besok pagi.
" Kami dari ARUK siap mendampingi agar pihak BWSS bisa melihat data dan fakta lapangan. InsyaAllah pagi besok kita akan turun bersama," ujar Riski Kurniawan.
Pada sisi lain, Wakil Ketua DPRD Dumai, H Johannes MP Tetelepta, SH, MM memberikan respon positif terkait agenda Turlap BWSS III Riau ke Kawasan Pelindo Dumai tersebut.
" Nanti kami juga akan utus Komisi III untuk mendampingi agenda Turlap bersama BWSS ke kawasan Pelindo Dumai. Kami juga meminta Dinas PUPR dan Dinas Pertanahan Tata Ruang agar bisa ikut mendampingi," ujar Politisi Gerindra yang akrab disapa dengan panggilan Aci ini.
Sebelumnya Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, Muhammad Mufarizal, ST, MIP dalam forum RDP menyampaikan Pemerintah Kota Dumai berkomitmen dalam pengembalian fungsi sungai. Hal itu juga menjadi usulan penting dalam Revisi RTRW Dumai yang sudah masuk Konsultasi Publik (KP) Tahap II.
" Kami berkomitmen dalam pengembalian fungsi sungai. Nantinya akan dilengkapi data data skunder dengan menyisir kawasan. Sedangkan data primer melalui wawancara dengan tokoh yang tahu sejarah. Kami juga akan inventarisir dan surati Pelindo terkait bangunan-bangunan dan drainase yang ada di dalam kawasan," ujar Kepala Dinas yang akrab disapa dengan panggilan Farid ini.
Sedangkan Kepala Dinas PUPR Dumai, Satria Alamsyah, ST, MT menyampaikan apa yang disuarakan ARUK momennya sangat pas dengan penyusunan DED banjir.
" Sebelumnya kita sudah bertemu dan sampaikan dengan Pelindo. Apa yang menjadi rekomendasi ARUK sebagaimana yang disampaikan tadi, kita sudah siapkan proposalnya. Untuk penanganan banjir, Pemko Dumai menjadikannya sebagai proyek strategis," ungkap Kadis PUPR Dumai yang akrab disapa dengan panggilan Rio ini.(*)
AGENDA Turlap BWSS bertujuan untuk melihat kondisi di kawasan Pelindo Dumai dari dekat. Selain itu sekaligus untuk mengumpulkan data serta fakta lapangan.
" Kami akan turun ke lapangan besok pagi. Kalau bisa ARUK ikut mendampingi. Saya minta Pelindo Dumai agar bisa memfasilitasi kami masuk ke dalam kawasan," ujar Daniel, dari BWSS III Riau dalam forum RDP, Selasa (16/12/25).
Disampaikan Daniel, pihak Pelindo Dumai diminta membuka ruang komunikasi. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada ARUK yang telah memberikan informasi serta data maupun dokumen yang ada.
" Kami sudah dengar tuntutan ARUK, dan terimakasih atas informasi yang disampaikan. Kami juga butuh data dari Pelindo. Termasuk proses perizinan lahan. Apakah sungai masuk dalam luas lahan Pelindo atau tidak," jelas Daniel yang mengaku baru 4 bulan bertugas di Riau ini.
Daniel menceritakan pengalamannya di salah satu daerah, dimana sungai masuk dalam kawasan perusahaan. Seharusnya saat penerbitan perizinan, sungai dikeluarkan dari luasan lahan. Dengan begitu saat ada kegiatan terkait sungai tidak mengganggu aktivitas perusahaan.
" Karena itu kami perlu melihat dokumen untuk memastikannya. Apakah dulu memang sudah ada anak sungai. Kalau ada sungai yang ditutup, masih ada kesempatan mengurus izin. Namun kalau bangunan yang ada di atasnya memberikan dampak negatif bagi masyarakat, tentu harus dibongkar," papar Daniel.
Koordinator ARUK, Riski Kurniawan, ST, MIP menyambut baik ajakan BWSS III Riau untuk turun bersama mendampingi kegiatan Turlap yang akan dilaksanakan besok pagi.
" Kami dari ARUK siap mendampingi agar pihak BWSS bisa melihat data dan fakta lapangan. InsyaAllah pagi besok kita akan turun bersama," ujar Riski Kurniawan.
Pada sisi lain, Wakil Ketua DPRD Dumai, H Johannes MP Tetelepta, SH, MM memberikan respon positif terkait agenda Turlap BWSS III Riau ke Kawasan Pelindo Dumai tersebut.
" Nanti kami juga akan utus Komisi III untuk mendampingi agenda Turlap bersama BWSS ke kawasan Pelindo Dumai. Kami juga meminta Dinas PUPR dan Dinas Pertanahan Tata Ruang agar bisa ikut mendampingi," ujar Politisi Gerindra yang akrab disapa dengan panggilan Aci ini.
Sebelumnya Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, Muhammad Mufarizal, ST, MIP dalam forum RDP menyampaikan Pemerintah Kota Dumai berkomitmen dalam pengembalian fungsi sungai. Hal itu juga menjadi usulan penting dalam Revisi RTRW Dumai yang sudah masuk Konsultasi Publik (KP) Tahap II.
" Kami berkomitmen dalam pengembalian fungsi sungai. Nantinya akan dilengkapi data data skunder dengan menyisir kawasan. Sedangkan data primer melalui wawancara dengan tokoh yang tahu sejarah. Kami juga akan inventarisir dan surati Pelindo terkait bangunan-bangunan dan drainase yang ada di dalam kawasan," ujar Kepala Dinas yang akrab disapa dengan panggilan Farid ini.
Sedangkan Kepala Dinas PUPR Dumai, Satria Alamsyah, ST, MT menyampaikan apa yang disuarakan ARUK momennya sangat pas dengan penyusunan DED banjir.
" Sebelumnya kita sudah bertemu dan sampaikan dengan Pelindo. Apa yang menjadi rekomendasi ARUK sebagaimana yang disampaikan tadi, kita sudah siapkan proposalnya. Untuk penanganan banjir, Pemko Dumai menjadikannya sebagai proyek strategis," ungkap Kadis PUPR Dumai yang akrab disapa dengan panggilan Rio ini.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Editor
: Administrator
Tags
Berita Terkait
Komentar