Pemko Dumai Bahas Kasus Lingkungan Pelindo Bersama Aruk Besok Pagi
Administrator - Selasa, 09 Desember 2025 22:18 WIB
Riski Kurniawan, Koordinator ARUK
tanjakberita.com -DUMAI-Pemerintah Kota Dumai mengagendakan pertemuan bersama Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK) guna membahas kasus dugaan pencemaran lingkungan dan kerusakan ekologi di Kawasan Pelindo. ARUK rencananya sekaligus menyerahkan data dan fakta temuan lapangan hasil Turlap bersama DPRD Dumai beberapa waktu lalu.
Koordinator ARUK, Riski Kurniawan TS, ST, MIP menyampaikan pihaknya telah menyurati Walikota Dumai secara resmi melalui surat nomor: 08/ISTIMEWA/ARUK/DMI/XII/2025. Menindaklanjuti hal tersebut, bagian protokoler Pemko Dumai telah menginformasikan bahwa pertemuan dijadwalkan besok, Rabu (10/12/25) pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim Komplek Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Kota Dumai.
" Pihak protokoler Pemko Dumai sudah menginformasikan, pertemuan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB pagi besok di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim. Semoga pertemuan nanti bisa menghasilkan solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat," ujar Riski Kurniawan, Selasa (09/12/25) sore tadi.
Riski Kurniawan juga menyampaikan, melalui surat yang dikirimkan kepada Walikota Dumai, pihaknya meminta agar OPD terkait ikut dihadirkan.
" Kami minta walikota juga menghadirkan dinas terkait. Saat Turlap kemarin ikut mendampingi DPRD yakni Dinas Pertanahan dan Tata Ruang dan Bidang SDA dari Dinas PUPR. Pertemuan bersama nanti kita harap lebih banyak lagi yang dihadirkan agar persoalan ini bisa clear," harap Riski Kurniawan.
Adapun temuan serta data dalam bentuk dokumentasi berita maupun foto, disampaikan Riski Kurniawan juga akan diserahkan untuk dibahas bersama saat pertemuan nantinya.
Diantara fakta atau temuan lapangan saat Turlap DPRD Dumai ke Kawasan Pelindo yakni menyangkut penutupan anak sungai yang diganti dengan parit-parit kecil yang kondisinya berbelok-belok dan dipenuhi sampah serta lumpur.
Kemudian adanya bangunan gudang serta tanki timbun yang berdiri di atas saluran air dan menyulitkan untuk pembersihan drainase. Ditambah lagi bangunan box culvert yang kondisinya rendah dan mengalami pendangkalan.
" Banyak lagi fakta temuan lapangan, dan kita bisa memastikan itu menjadi salah satu penyebab makin parahnya kondisi banjir di Dumai. Belum lagi hilangnya Pulau Ancak yang sebelumnya berfungsi sebagai pengendali pola arus pasang rob. Saat pertemuan nanti akan kita semua," papar Riski Kurniawan.(*)
Koordinator ARUK, Riski Kurniawan TS, ST, MIP menyampaikan pihaknya telah menyurati Walikota Dumai secara resmi melalui surat nomor: 08/ISTIMEWA/ARUK/DMI/XII/2025. Menindaklanjuti hal tersebut, bagian protokoler Pemko Dumai telah menginformasikan bahwa pertemuan dijadwalkan besok, Rabu (10/12/25) pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim Komplek Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Kota Dumai.
" Pihak protokoler Pemko Dumai sudah menginformasikan, pertemuan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB pagi besok di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim. Semoga pertemuan nanti bisa menghasilkan solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat," ujar Riski Kurniawan, Selasa (09/12/25) sore tadi.
Riski Kurniawan juga menyampaikan, melalui surat yang dikirimkan kepada Walikota Dumai, pihaknya meminta agar OPD terkait ikut dihadirkan.
" Kami minta walikota juga menghadirkan dinas terkait. Saat Turlap kemarin ikut mendampingi DPRD yakni Dinas Pertanahan dan Tata Ruang dan Bidang SDA dari Dinas PUPR. Pertemuan bersama nanti kita harap lebih banyak lagi yang dihadirkan agar persoalan ini bisa clear," harap Riski Kurniawan.
Adapun temuan serta data dalam bentuk dokumentasi berita maupun foto, disampaikan Riski Kurniawan juga akan diserahkan untuk dibahas bersama saat pertemuan nantinya.
Diantara fakta atau temuan lapangan saat Turlap DPRD Dumai ke Kawasan Pelindo yakni menyangkut penutupan anak sungai yang diganti dengan parit-parit kecil yang kondisinya berbelok-belok dan dipenuhi sampah serta lumpur.
Kemudian adanya bangunan gudang serta tanki timbun yang berdiri di atas saluran air dan menyulitkan untuk pembersihan drainase. Ditambah lagi bangunan box culvert yang kondisinya rendah dan mengalami pendangkalan.
" Banyak lagi fakta temuan lapangan, dan kita bisa memastikan itu menjadi salah satu penyebab makin parahnya kondisi banjir di Dumai. Belum lagi hilangnya Pulau Ancak yang sebelumnya berfungsi sebagai pengendali pola arus pasang rob. Saat pertemuan nanti akan kita semua," papar Riski Kurniawan.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Editor
: Administrator
Tags
Berita Terkait
6 Sekretaris Dinas Dilantik Walikota Dumai Sore Ini
Alamaaaak..., Ribuan Masyarakat Ring 1 Pelindo Dumai Terpapar ISPA dan TBC
Malam Ini, Buya Yahya Tabligh Akbar di Dumai Islamic Center
Peredaran Narkoba Mulai Merambah Kawasan Perusahaan di Dumai
Pemko Dumai Raih Penghargaan SIGA Tahun 2023
Komentar