Sawit Dituding Jadi Perusak Lingkungan

Administrator - Jumat, 03 Maret 2023 12:43 WIB
Sawit Dituding Jadi Perusak Lingkungan
tanjakberita.com -Siapa sangka perkebunan kelapa sawit yang menjadi sektor dibidang perkebunan nomor satu di Riau ini menjadi perusak lingkungan. Hal ini, diungkapkan oleh sebuah lembaga advokasi sawit yakni Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Istitute (PASPI).

Pihak antisawit sering kali mengaitkan munculnya isu-isu lingkungan dengan berkembangnya perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Bahkan, industri perkebunan sawit dituding sebagai sektor bernilai minus sebagai perusak lingkungan, penyebab kebakaran hutan, hingga penyebab tanah kering dan tandus. Lantas, bagaimana faktanya?

Melansir laporan PASPI Monitor, tudingan terkait perkebunan sawit penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidaklah benar.

Karhutla yang cukup besar kembali terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2019, setelah pada 3 tahun sebelumnya mengalami penurunan. Industri sawit juga kembali dituduh sebagai aktor utama dari bencana karhutla, padahal berdasarkan data Global Forest Watch (2019) menunjukkan sekitar 68% titik api ternyata berada di luar konsesi.

Sementara itu, titik api di konsesi industri sawit relatif sedikit hanya sebesar 11% atau lebih sedikit dibandingkan titik api di konsesi industri pulpwood (16%).

"Pelaku industri sawit khususnya perusahaan perkebunan besar justru berupaya melakukan mitigasi dan upaya preventif lainnya dengan membentuk SATGAS untuk berkoordinasi dengan Dinas Kebakaran, TNI-POLRI, BNPB/BPBD, Desa Peduli Api, dan SATGAS perusahaan lain untuk mencegah timbulnya titik api pada lahan perkebunannya atau lahan sekitarnya," catat laporan PASPI Monitor.

Tidak hanya itu, dalam sumber yang sama juga disebutkan, tudingan kelapa sawit sebagai komoditas minyak nabati penyebab tanah tandus juga tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Kelapa sawit termasuk jenis tumbuhan yang memiliki peran untuk konservasi tanah, bukan sebaliknya, yang membuat tanah kekeringan dan menjadi gurun.

Dalam laporan PASPI Monitor, fakta empiris menunjukkan kebun sawit di Pulau Raja, Asahan, Sumatra Utara, yang sudah dibudidayakan sejak lebih dari satu abad lalu masih berbentuk kebun dan tidak berubah menjadi gurun.

Banyak penelitian yang juga membuktikan biomassa pada kebun sawit meningkat dengan semakin tua umur kelapa sawit dan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesuburan tanah. Lantaran, biomassa tersebut dapat dikembalikan ke lahan sehingga lahan tetap subur.

Penulis
: Bambang Eka
Editor
: Dedi Iswandi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru