Pengurus MKA dan DPH LAM Rohil 2022-2027 Dikukuhkan
Pengukuhan pengurus MKA dan DPH LAM Riau
Kabupaten Rohil yang dipusatkan di kantor LAM, Jalan Kecamatan, Batu Enam
tersebut secara langsung dilakukan oleh ketua MKA LAM Riau Datuk Seri Marjohan
Yusuf.
Usia dilantik, kemudian dilanjutkan
dengan acara adat tepuk tepung tawar yang diawali oleh ketua MKA Riau dan
dilanjutkan oleh Bupati Rohil Afrizal Sintong.
Tampak hadir Asisten II Pemrov Riau Job
Kurniawan, mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, unsur forkopimda dan sejumlah
kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohil.
Ketua umum MKA LAM Rohil Nasrudin Hasan
dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Bupati dan seluruh
jajaran yang telah memberikan dukungan sehingga pengukuhan LAMR Rohil dapat
dilaksanakan.
Dia menilai adanya pergeseran nilai
budaya yang terjadi saat ini, untuk itu peran LAMR ke depannya ambil bagian
khususnya di dunia pendidikan agar nilai budaya dapat ditanamkan di
sekolah-sekolah.
Kemudian itu, menyikapi warkah
LGBT menurut Datuk Nasrudin merupakan perilaku yang menyimpang dan tidak
sesuai dengan nilai-nilai agama Islam, "Kami mendukung sepenuhnya warkah LAM
Riau, yang kita perangi adalah perilaku yang menyimpang itu," tegas Nasrudin.
Lebih lanjut, LAMR Rohil menghimbau
kepada masyarakat kira semua agar berpandangan jauh kedepan dan tidak
semata-mata memandang hidup masa kini, agar nasib anak cucu harus dipikirkan.
Tokoh masyarakat Riau Saleh Djasit SH
menyampaikan, bahwa resam Melayu di bumi seribu kubah ini harus dibangkitkan
kembali. Sebagai mana adat istiadat Melayu yang sejak dulu ada, maka sekarang
ini harus di lestarikan.
Sementara itu, Bupati Rohil Afrizal
Sintong SIP dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus MKA
LAMR Kabupaten Rohil yang telah dikukuhkan, mudah-mudahan kedepan LAMR Rohil
bisa bekerjasama dengan baik dan tentu menjaga marwah Melayu di negeri ini.
" Kami telah membuat satu Perda tentang
adat istiadat yang mengatur banyak hal. Karena adat lebih lembut dari aturan,
dan terbentuklah Perda tentang Pilpeng," ucapnya.
Disebutkan Afrizal, bahwa
masyarakat Melayu itu ramah-ramah dan tidak memandang suku apapun yang
datang, "Kita harus duduk bersama bagaimana memikirkan daerah kira ini. Sebagai
bupati saya ingin Adat ini di lestarikan, jangan hanya LAM ini mengurus nikah
saja, kami ingin LAM bekerja sesuai dengan fungsinya melestarikan dan menjaga
Adat Melayu," imbuhnya.
Kemudian itu, bupati meminta kepada LAM
selaku orangtua yang dituakan jangan menjadi penonton di negeri sendiri,
"Harapan kami dengan terbentuknya LAM ini masyarakat kita tidak menjadi
penonton dan ekonominya terpenuhi. Tentunya harus mampu bersaing dengan
masyarakat luar maka dari itu kita harus kompak," ungkapnya.
Terpisah, Ketua Harian LAMR Provinsi
Riau Marjohan Yusuf, mengucapkan tahniah kepada pengurus LAM Rohil yang baru
saja dikukuhkan, bagaimana kedepan dapat bekerja sama.
" Terima kasih kepada Bupati Rohil yang
telah mendukung penuh sehingga pengukuhan ini bisa dilaksanakan dengan begitu
meriah," ucap Marjohan.
Dikatakan lagi, di bumi Melayu ini
selalu terbuka dengan siapapun yang datang, hanya keterbukaan Melayu bukan
berarti tidak ada penangkis, maka agama dan adat salah satu penangkisnya.
" Kita berharap pengurus yang baru di
kukuhkan agar merekat kan yang terburai, mempersatukan seluruh elemen LAM
dengan memfungsikan rumah musyawarah dalam mengambil tunjuk ajar," katanya.(Ded)
Kapal Sembako Tujuan Selatpanjang Tenggelam di Perairan Sepahat Bengkalis
Malam Ini, Buya Yahya Tabligh Akbar di Dumai Islamic Center
Dugaan Pungli Penerimaan Security, Manager PT GPN Debat Kasat Bimas Polres Dumai
Mantan Ketua HMI Dumai dan Istri Dimakamkan di Bathin Solopan Duri XIII
Sepeda Motor Revo Hitam Hilang di Parkiran Dumai Islamic Center