Anak Muda Keturunan Minang Tionghoa, Viencent Siap Bertarung di Pilkada Dumai
MUNCULNYA Sosok anak
muda, Viencent M Yusuf, S.I.Kom membuat dinamika Pilkada Dumai 2024 makin
berwarna. Pendiri House of Gurupu yang konsen pada bidang design dan sosial
kemasyarakatan itu sudah membulatkan tekadnya untuk maju. Hal ini ditunjukkan
melalui pengambilan formulir pendaftaran di sejumlah partai politik.
Diantaranya Partai NasDem, PAN dan PKS.
Mantan Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas
Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau periode 2014-2015 dan 2015-2016 itu
bertekad memperjuangkan aspirasi kalangan anak muda dari dalam sistem
pemerintahan. Aspirasi Gen Z harus menjadi prioritas mengingat tingginya
persentase pemilih milineal saat ini. Selain itu berkontribusi memberikan karya
terbaik untuk suksesnya agenda pembangunan.
Untuk mengetahui lebih dalam tentang
pemikiran, konsep serta gagasan yang akan dilakukannya kedepan, berikut
wawancara khusus Kupas Media Grup bersama Viencent M Yusuf, S.I.Kom bakal calon
Wakil Walikota Dumai 2025-2030:
Apa kabar anak muda. Banyak yang
terperangah dengan keberanian Anda maju di Pilkada ?
Alhamdulillah kabar baik bang (sambil
tersenyum). Istilah terperangah itu menurut saya sangat berlebihan, karena hari
ini banyak anak muda yang berani tampil. Wakil Presiden RI terpilih saja juga
anak muda. Mungkin ini karena baru kali pertama dalam sejarah Pilkada Dumai.
Apa yang melatarbelakangi keberanian
Anda itu ?
Menurut saya, orang muda hari ini adalah
tokoh masa depan. Perkembangan dan kualitas orang muda hari ini akan berdampak
besar pada arah dan kemajuan masyarakat di masa mendatang. Kalau tidak ada yang
memulai, kapan lagi anak muda berani maju. InsyaAllah saya akan ambil peluang
itu, dan siap untuk maju.
Seberapa pentingnya anak muda diberikan
kesempatan untuk memimpin daerah ?
Setiap era peradaban manusia, peran
orang muda telah menjadi kunci utama dalam membentuk dan menentukan arah masa
depan. Orang muda memiliki energi, semangat, dan ide-ide segar yang
memungkinkan mereka untuk menjadi katalisator perubahan yang signifikan dalam
masyarakat.
Sejarah masa lampau bangsa ini,
ditorehkan oleh banyak orang muda yang memiliki semangat dan tekad untuk
memperjuangkan kemerdekaan dan masa depan bangsa yang lebih baik. Pada zaman
ini juga tak jauh berbeda. Para anak muda muda memiliki peran yang lebih
penting dalam mengatasi tantangan global, menciptakan inovasi, dan memimpin
menuju kemajuan yang berkelanjutan. Apalagi para pemuda hari ini tumbuh dan
hidup di tengah revolusi teknologi. Mereka memiliki akses ke informasi dan
alat-alat yang belum pernah ada sebelumnya.
Apa pentingnya penguasaan teknologi dan
akses informasi bagi sebuah kepemimpinan ?
Tentu sangat penting. Dengan pengetahuan
teknologi yang mendalam, mampu menciptakan solusi inovatif untuk berbagai
masalah global, mulai dari perubahan iklim hingga krisis kesehatan. Kolaborasi
global yang dimungkinkan oleh teknologi memungkinkan orang muda untuk
berkontribusi dalam mengatasi tantangan lintas batas.
Anda lahir dari orang tua yang memiliki
latar belakang suku berbeda. Dumai juga dikenal dengan keheterogenannya.
Bagaimana sikap Anda terhadap keberagaman dan toleransi ?
Menurut saya, soal toleransi kita tidak
perlu bicara terlalu jauh soal agama, ras atau suku. Namun bisa dari hal-hal
yang lebih dekat dengan keseharian kita. Kadang kita tidak punya toleransi
terhadap orang yang punya pemikiran berbeda. Beberapa tahun belakangan ini,
orang yang berbeda pilihan politik bisa dicap macam-macam. Kalau kita punya
toleransi satu sama lain, maka tidak akan ada yang namanya saling serang dan
saling menjatuhkan. Toleransi penting kita bangun dari hal-hal kecil dulu, agar
untuk hal yang besar kita siap menghadapi sebuah perbedaan.
Selaku anak muda, bagaimana Anda melihat
keberagaman di kalangan milineal ?
Kalau soal milenial tantangannya
bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi untuk tetap memiliki toleransi yang
tinggi. Kita bisa menggunakan teknologi untuk membangun jembatan dengan
orang-orang yang memiliki pandangan yang berbeda. Tentunya dengan tetap saling
menghormati dan menghargai melalui sosial media yang ada.
Menurut Anda apa tantangan utama yang
dihadapi oleh para pemuda saat ini?
Tantangan anak muda saat ini adalah
bagaimana bisa bersaing dengan pekerja atau bakat dari luar. Selama ini kita
berpikir expat menjadi bos, tapi
sekarang pengusaha start-up di
Indonesia punya karyawan dari 13 negara. Kedepan anak-anak muda, khususnya yang
ada di Kota Dumai mesti diberi ruang yang lebih luas dan lebih besar lagi.
Tidak kalah penting memberi mereka bekal
keterampilan melalui pendidikan maupun pelatihan sesuai bakat yang mereka
miliki. Pemerintah harus benar-benar hadir memberikan dukungan secara penuh.
Dengan begitu, kedepannya mereka mampu menjadi anak muda yang bisa diandalkan.
Sejauhmana keyakinan dan kesiapan Anda
bertarung di Pilkada nanti ?
Anak muda harus tampil ke depan,
mengambil bagian dari arus demokrasi. Saya sangat yakin dan optimis. Apalagi
dengan jumlah anak muda saat ini cukup besar. Berdasarkan laporan Katadata,
hasil Survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2022, sebanyak 68,82 juta
jiwa penduduk Indonesia masuk kategori anak muda, atau mencapai 24% dari total
penduduk Indonesia saat ini. Kondisi ini juga tidak berbeda jauh dengan Kota
Dumai dimana jumlah anak mudanya juga lumayan besar. Ini yang akan kita
komunikasikan dengan kalangan anak muda di Dumai nantinya.
Artinya Anda siap ?
InsyaAllah saya siap. Generasi muda
memiliki potensi membawa perubahan yang positif dan berkelanjutan dalam dunia
kepemimpinan. Orang muda adalah pewaris estafet kepemimpinan Indonesia. Kendati
demikian, peran sebagai pemimpin juga memerlukan dukungan dan mentorship dari
generasi sebelumnya. Makanya, untuk saat ini saya mencalonkan diri sebagai
wakil walikota dulu.
Bagaimana Anda melihat kepemimpinan di
Kota Dumai hari ini ?
Jujur saya sampaikan, kepemimpinan Pak
Paisal selaku walikota cukup berhasil membawa perubahan besar menuju Dumai yang
lebih baik. Hal itu mesti diakui dan tak dapat kita pungkiri. Perhatian beliau
untuk kalangan anak muda juga tinggi. Tidak sedikit kegiatan anak muda yang
beliau fasilitasi. Selain itu juga banyak anak muda yang diberikan posisi
strategis di pemerintahan, termasuk di level pejabat Eselon II.
Saya perhatikan Anda sangat memuji
walikota, apakah ada keinginan untuk berpasangan dengan H Paisal ?
Ha..ha..ha..soal itu kita lihat
bagaimana perkembangan nanti saja. Dalam politik, segala sesuatu bisa terjadi.
Namun hal terpenting, tanamkan dulu niat bahwa segala sesuatunya bertujuan
untuk kemaslahatan masyarakat.
Baik, terimakasih atas waktu Anda dan
selamat berjuang
Saya juga mengucapkan terimakasih kepada
Kupas Media Grup, dan mohon do'a restunya.(***)
H Paisal Catat Sejarah Baru di Dumai
Ketua PAN Dumai: Pilih yang Sudah Teruji dan Terbukti
Ferdi-Suparto dan Eddy Yatim Almainis Terseok Jauh, Peluang Menang Paisal-Sugiyarto 74 Persen
A Tito Gito: 20 Tahun Kedepan Belum Tentu di Dumai Ada Pemimpin Sehebat H Paisal, SKM, MARS
Pilkada Dumai 2024, Sucahyo Legowo, Demokrat Usung Ferdiansyah-Suparto Wiguno