Anak Muda Keturunan Minang Tionghoa, Viencent Siap Bertarung di Pilkada Dumai

Administrator - Jumat, 10 Mei 2024 15:44 WIB
Anak Muda Keturunan Minang Tionghoa, Viencent Siap Bertarung di Pilkada Dumai
Viencent berbagi takjil saat Ramadhan lalu kepada pengguna jalan yang melintas.
tanjakberita.com -Sosok pemuda keturunan Minang-Tionghoa, Viencent M Yusuf, S.I.Kom yang lahir di Kota Dumai pada 19 Agustus 1994 silam mulai jadi perhatian publik. Keputusan politik yang diambilnya untuk maju di Pilkada Dumai 2024 mendatang, membuat banyak orang tercengang. Apalagi sepanjang catatan sejarah Pilkada Dumai, kehadiran sosok anak muda belum pernah ada.

MUNCULNYA Sosok anak muda, Viencent M Yusuf, S.I.Kom membuat dinamika Pilkada Dumai 2024 makin berwarna. Pendiri House of Gurupu yang konsen pada bidang design dan sosial kemasyarakatan itu sudah membulatkan tekadnya untuk maju. Hal ini ditunjukkan melalui pengambilan formulir pendaftaran di sejumlah partai politik. Diantaranya Partai NasDem, PAN dan PKS.

Mantan Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau periode 2014-2015 dan 2015-2016 itu bertekad memperjuangkan aspirasi kalangan anak muda dari dalam sistem pemerintahan. Aspirasi Gen Z harus menjadi prioritas mengingat tingginya persentase pemilih milineal saat ini. Selain itu berkontribusi memberikan karya terbaik untuk suksesnya agenda pembangunan.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang pemikiran, konsep serta gagasan yang akan dilakukannya kedepan, berikut wawancara khusus Kupas Media Grup bersama Viencent M Yusuf, S.I.Kom bakal calon Wakil Walikota Dumai 2025-2030:

Apa kabar anak muda. Banyak yang terperangah dengan keberanian Anda maju di Pilkada ?

Alhamdulillah kabar baik bang (sambil tersenyum). Istilah terperangah itu menurut saya sangat berlebihan, karena hari ini banyak anak muda yang berani tampil. Wakil Presiden RI terpilih saja juga anak muda. Mungkin ini karena baru kali pertama dalam sejarah Pilkada Dumai.

Apa yang melatarbelakangi keberanian Anda itu ?

Menurut saya, orang muda hari ini adalah tokoh masa depan. Perkembangan dan kualitas orang muda hari ini akan berdampak besar pada arah dan kemajuan masyarakat di masa mendatang. Kalau tidak ada yang memulai, kapan lagi anak muda berani maju. InsyaAllah saya akan ambil peluang itu, dan siap untuk maju.

Seberapa pentingnya anak muda diberikan kesempatan untuk memimpin daerah ?

Setiap era peradaban manusia, peran orang muda telah menjadi kunci utama dalam membentuk dan menentukan arah masa depan. Orang muda memiliki energi, semangat, dan ide-ide segar yang memungkinkan mereka untuk menjadi katalisator perubahan yang signifikan dalam masyarakat.

Sejarah masa lampau bangsa ini, ditorehkan oleh banyak orang muda yang memiliki semangat dan tekad untuk memperjuangkan kemerdekaan dan masa depan bangsa yang lebih baik. Pada zaman ini juga tak jauh berbeda. Para anak muda muda memiliki peran yang lebih penting dalam mengatasi tantangan global, menciptakan inovasi, dan memimpin menuju kemajuan yang berkelanjutan. Apalagi para pemuda hari ini tumbuh dan hidup di tengah revolusi teknologi. Mereka memiliki akses ke informasi dan alat-alat yang belum pernah ada sebelumnya.

Apa pentingnya penguasaan teknologi dan akses informasi bagi sebuah kepemimpinan ?

Tentu sangat penting. Dengan pengetahuan teknologi yang mendalam, mampu menciptakan solusi inovatif untuk berbagai masalah global, mulai dari perubahan iklim hingga krisis kesehatan. Kolaborasi global yang dimungkinkan oleh teknologi memungkinkan orang muda untuk berkontribusi dalam mengatasi tantangan lintas batas.

Anda lahir dari orang tua yang memiliki latar belakang suku berbeda. Dumai juga dikenal dengan keheterogenannya. Bagaimana sikap Anda terhadap keberagaman dan toleransi ?

Menurut saya, soal toleransi kita tidak perlu bicara terlalu jauh soal agama, ras atau suku. Namun bisa dari hal-hal yang lebih dekat dengan keseharian kita. Kadang kita tidak punya toleransi terhadap orang yang punya pemikiran berbeda. Beberapa tahun belakangan ini, orang yang berbeda pilihan politik bisa dicap macam-macam. Kalau kita punya toleransi satu sama lain, maka tidak akan ada yang namanya saling serang dan saling menjatuhkan. Toleransi penting kita bangun dari hal-hal kecil dulu, agar untuk hal yang besar kita siap menghadapi sebuah perbedaan.

Selaku anak muda, bagaimana Anda melihat keberagaman di kalangan milineal ?

Kalau soal milenial tantangannya bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi untuk tetap memiliki toleransi yang tinggi. Kita bisa menggunakan teknologi untuk membangun jembatan dengan orang-orang yang memiliki pandangan yang berbeda. Tentunya dengan tetap saling menghormati dan menghargai melalui sosial media yang ada.

Menurut Anda apa tantangan utama yang dihadapi oleh para pemuda saat ini?

Tantangan anak muda saat ini adalah bagaimana bisa bersaing dengan pekerja atau bakat dari luar. Selama ini kita berpikir expat menjadi bos, tapi sekarang pengusaha start-up di Indonesia punya karyawan dari 13 negara. Kedepan anak-anak muda, khususnya yang ada di Kota Dumai mesti diberi ruang yang lebih luas dan lebih besar lagi.

Tidak kalah penting memberi mereka bekal keterampilan melalui pendidikan maupun pelatihan sesuai bakat yang mereka miliki. Pemerintah harus benar-benar hadir memberikan dukungan secara penuh. Dengan begitu, kedepannya mereka mampu menjadi anak muda yang bisa diandalkan.

Sejauhmana keyakinan dan kesiapan Anda bertarung di Pilkada nanti ?

Anak muda harus tampil ke depan, mengambil bagian dari arus demokrasi. Saya sangat yakin dan optimis. Apalagi dengan jumlah anak muda saat ini cukup besar. Berdasarkan laporan Katadata, hasil Survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2022, sebanyak 68,82 juta jiwa penduduk Indonesia masuk kategori anak muda, atau mencapai 24% dari total penduduk Indonesia saat ini. Kondisi ini juga tidak berbeda jauh dengan Kota Dumai dimana jumlah anak mudanya juga lumayan besar. Ini yang akan kita komunikasikan dengan kalangan anak muda di Dumai nantinya.

Artinya Anda siap ?

InsyaAllah saya siap. Generasi muda memiliki potensi membawa perubahan yang positif dan berkelanjutan dalam dunia kepemimpinan. Orang muda adalah pewaris estafet kepemimpinan Indonesia. Kendati demikian, peran sebagai pemimpin juga memerlukan dukungan dan mentorship dari generasi sebelumnya. Makanya, untuk saat ini saya mencalonkan diri sebagai wakil walikota dulu.

Bagaimana Anda melihat kepemimpinan di Kota Dumai hari ini ?

Jujur saya sampaikan, kepemimpinan Pak Paisal selaku walikota cukup berhasil membawa perubahan besar menuju Dumai yang lebih baik. Hal itu mesti diakui dan tak dapat kita pungkiri. Perhatian beliau untuk kalangan anak muda juga tinggi. Tidak sedikit kegiatan anak muda yang beliau fasilitasi. Selain itu juga banyak anak muda yang diberikan posisi strategis di pemerintahan, termasuk di level pejabat Eselon II.

Saya perhatikan Anda sangat memuji walikota, apakah ada keinginan untuk berpasangan dengan H Paisal ?

Ha..ha..ha..soal itu kita lihat bagaimana perkembangan nanti saja. Dalam politik, segala sesuatu bisa terjadi. Namun hal terpenting, tanamkan dulu niat bahwa segala sesuatunya bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat.

Baik, terimakasih atas waktu Anda dan selamat berjuang

Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Kupas Media Grup, dan mohon do'a restunya.(***)

Penulis
: Faisal Sikumbang
Editor
: Administrator
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru