GPMN Optimis Ganjar-Mahfud Menang di Riau
Pasangan calon presiden dan wakil
presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD diyakini bakal meraup simpati
dan dukungan dari masyarakat Riau. Pasangan ini dinilai perpaduan yang paling
cocok untuk menjawab persoalan bangsa saat ini. Terutama dari sisi kepentingan
wong cilik serta kepastian penegakan hukum.
" Kita optimis Ganjar-Mahfud menang di
Riau. Apalagi partai pendukung serta relawan bekerja secara maksimal. Ketua
PDIP Riau, Zukri juga bekerja maksimal untuk itu," ujar Ahmad Maritulius, SE
yang juga tokoh penggerak Perjuangan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir (P3RP)
ini kepada kupasberita.com, Rabu (31/01/24).
Lebih lanjut disampaikannya, Mahfud dalam
orasinya berjanji akan memberikan rasa aman kepada masyarakat Riau dengan
memberantas mafia tanah, mafia sawit dan oknum-oknum aparat penegak hukum yang
membekingi perusahaan-perusahaan nakal yang menyebabkan ketimpangan ekonomi dan
kesejahteraan masyarakat di Riau.
" Mengapa kita perlu memilih Ganjar
Mahfud? Karena penegakan hukum di Indonesia saat ini terasa tumpul. Korupsi
merajalela, dan kita butuh tata pemerintahan yang bersih dan mampu
memartabatkan negara kita. Untuk mewujudkan hal itu, Ganjar-Mahfud pilihannya,"
tegas Ahmad Maritulius.
Pada sisi lain, masyarakat menyambut
meriah kedatangan Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Mahfud MD di Kota
Pekanbaru dalam rangkaian kampanye, Senin (29/01/24) kemarin. Mahfud MD diarak
dengan konvoi sepeda motor dan becak motor melewati sepanjang Jalan Sudirman,
Kota Pekanbaru.
" Agenda hari ini bersilaturahmi
dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh ormas dan orang-orang yang punya
kepedulian terhadap pembangunan bangsa dan negara," ujar Ketua DPD PDIP Riau, H
Zukri yang juga Bupati Pelalawan ini.
Mahfud terlihat gembira saat dibonceng dengan
bentor berjenis skuter klasik. Sepanjang perjalanan, Mahfud tidak
henti-hentinya melambaikan tangan menyapa masyarakat dan para pendukungnya.
" Ternyata enak naik bentor. Menarik,
bahwa masyarakat punya semangat untuk berekspresi," tuturnya.
Sebelumnya saat mendarat di Bandar Udara
Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Mahfud yang didampingi Wakil Ketua TPN Gatot
Edi Pramono disambut pertunjukkan musik dan tarian tradisional melayu khas
Riau. Mahfud juga dipasangkan Tanjak atau ikat kepala khas masyarakat adat
melayu di Riau.
Mahfud MD mencatat permasalahan konkret
di Riau terkait kelapa sawit, di mana keberlanjutan lahan sawit menjadi
sorotan. Dirinya berkomitmen untuk memberantas praktik ilegal yang melibatkan
mafia sawit yang dianggap kebal hukum. Dalam konteks infrastruktur, Mahfud MD
menyatakan bahwa pembangunan ekonomi dan sosial hanya dapat terjadi jika
penegakan hukum berjalan dengan baik.
" Riau memiliki 3 juta hektar sawit,
namun pengelolaannya masih jauh dari ideal. Ada lahan sawit yang tidak diurus
dengan baik, dikuasai oleh pihak tertentu dan ini harus mendapatkan penanganan
tegas," tegasnya.
Dalam upaya mendukung petani, Mahfud MD
berjanji memberikan subsidi pupuk dan perhatian khusus terhadap kesejahteraan
mereka. Utang sebanyak Rp687 miliar milik petani dan nelayan juga akan
diputihkan untuk meringankan beban utang.
" Saya dan pak Ganjar akan mengatasi
ketidakadilan yang dialami petani. Subsidi pupuk dan dukungan lainnya akan kami
berikan. Utang milik petani dan nelayan (melalui KUR) akan dibebaskan dari
utang kepada pemerintah jika kami terpilih," kata Mahfud MD.
Dengan penekanan pada perbaikan sistem
hukum dan penegakan yang tumpul, Mahfud MD berharap dapat memberikan kontribusi
positif dalam menciptakan Indonesia yang lebih adil dan bermartabat.
" Pertumbuhan ekonomi dan
pendidikan harus didukung oleh penegakan hukum yang kuat. Saya dan Ganjar akan
memberikan internet gratis kepada semua UMKM, anak sekolah, dan di tempat terbuka.
Ini bukan hanya janji, tapi langkah konkret untuk memajukan Riau," ujar
Mahfud sembari mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suara secara bebas dan
tanpa intimidasi pada hari pemilihan, 14 Februari 2024 nanti.(*)