Mengenal Kasgot, Pupuk Alternatif Hemat dan Ramah Lingkungan
Administrator - Selasa, 14 Maret 2023 19:50 WIB
tanjakberita.com - Pertanian saat ini masih menggantungkan perawatan tanaman dari pupuk kimia yang praktis dibeli dari toko-toko pertanian. Padahal, sebetulnya kita bisa membuat pupuk sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar rumah.
Misalnya, dengan memanfaatkan limbah rumah sampah untuk menghasilkan pupuk organik yang lebih ramah terhadap pertumbuhan tanaman serta terbebas dari pestisida.
Salah satu yang bisa kita aplikasikan adalah pupuk kasgot. Kasgot merupakan residu dari larva lalat black soldier fly (BSF) yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik karena memiliki unsur-unsur N, P, K.
Lalat BSF ini merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi sampah organik yang ada di masyarakat. BSF mampu menjadi biokonversi sampah organik menjadi pupuk. Pupuk kasgot ini karena lebih ramah lingkungan serta menghindari penggunaan pupuk sintesis yang dinilai kurang aman digunakan untuk tanaman konsumsi.
Pupuk ini dihasilkan dari sisa makanan maggot yang dikumpulkan dari sisa sayur-sayuran, buah-buahan, lalu sisa-sisa ini dicampurkan dengan dedek.
Setelah itu, sisa-sisa tersebut disaring atau diayak halus. Kemudian, maggotnya dikeringkan untuk pakan ternak dan hasil sisa tersebut dijadikan pupuk. Itu lah pupuk kasgot, ujar Wawan, salah seorang ASN Dinas Pertanian sekaligus pembudidaya Maggot Kota Dumai, saat ditemui Crew tanjakberita.com, Selasa (14/3/2023).
Lebih lanjut, Wawan mengatakan pupuk kasgot ini aman untuk semua jenis tanaman. Hanya saja, kita perlu memperhatikan penggunaan pupuk kasgot saat akan mengaplikasikannya.
"Karena sifat pupuk ini panas dan cukup keras, maka untuk mengaplikasikan pupuk ini perlu ada perbandingannya. Jangan terlalu banyak memberikan ke media tanamnya. Cukup aplikasikan kira-kira satu sekop semen untuk pot tanaman ukuran 15-20 centimeter," jelasnya.
Wawan juga menambahkan, jika kita salah dalam memberikan takaran, tanaman tersebut akan layu bahkan mati. "Perlu perhatian yang lebih saat penggunaannya karena jika terlalu banyak memberikan takaran pupuk kasgot, maka tanaman bisa layu bahkan mati" .
Saat ini, penggunaan pupuk kasgot belum banyak digunakan oleh para petani di Kota Dumai, namun untuk beberapa daerah telah menjadi pupuk alternatif bagi petani agar lebih hemat dan ramah lingkungan.
Nutrisi dari pupuk kasgot akan memberikan kesuburan pada tanah dan membuat sayuran yang ditanam lebih tumbuh sehat.
"Pupuk kasgot sekarang ini sudah banyak di pakai, hanya saja kalau di Dinas masih dalam bentuk pupuk basah. Kalau di kami pupuk kering. Karena budidaya magot kami kan maggot kering, kalau dari dinas magot basah. Kalau basah seperti itu, cenderung baunya cukup kuat, kalau kering seperti ini, bau pupuk berkurang," tutupnya.**
Penulis
: Bambang Eka
Editor
: Aston Tambunan
Tags
Berita Terkait
Rumah Ditinggal Berlibur Oleh Pemilik, Barang Berharga 'Dikuras Maling'
VIRAL! Kasus Perundungan Pelajar, Pelaku Ditangkap Polresta Cilacap
175.510 Narapidana Terima Remisi, 2.606 Langsung Bebas
Rentetan Penggerebekan Di Dalam Gudang, Edi Daeng Cs Masuk DPO Satres Narkoba Polres Dumai
MV Dumai Line, Hari Ini Mulai Layani Keberangkatan Penumpang Domistik Di Pelabuhan Internasional Pelindo Dumai
Beli TBS Ke Petani Sawit Dibawah Penetapan Pemprov, Disbun Riau Panggil Sejumlah PKS Di Rohil
Komentar