Masih Ulang-Ulang Tambal Sulam, Overlay Jalan Soekarno-Hatta Dumai Ini Ntah Kapan Tuntasnya

Administrator - Sabtu, 04 Februari 2023 21:11 WIB
Masih Ulang-Ulang Tambal Sulam,  Overlay Jalan Soekarno-Hatta Dumai Ini Ntah Kapan Tuntasnya
Kondisi Jalan Soekarno-Hatta Dumai Kembali dikeruk untuk dilakukan tambal sulam.
tanjakberita.com -Masih terus diulang tambal sulam oleh pekerja kontraktor pelaksana PT BMA karena tambal sulam sebelumnya masih umur hitung bulan sudah kembali rusak.

Inilah fenomena yang terjadi pada pekerjaan preservasi jalan Soekarno-Hatta Kota Dumai yang dikerjakan PT Bangunan Mitra Abadi (BMA) dan PT Global Profex Synergy sebagai kontraktor pengawas, oleh karenanya hingga saat ini preservasi atau perbaikan jalan tersebut tak kunjung tuntas.

Jenis pekerjaan yang dilakukan PT BMA di Jalan Soekarno-Hatta yang menyerap dana APBN ini bentuknya preservasi Patching Aspal (tambal sulam) mengingat sebahagian hamparan ruas jalan perkerasan aspal banyak mengalami kerusakan dan berlobang.

Hamparan ruas jalan yang rusak lebih dahulu dibongkar dengan alat berat cormeling mesin aspal cutter memotong permukaan badan jalan beraspal dan membongkar lapisan perkerasan aspal yang sudah digaris tanda putih pertanda rusak harus dibongkar.

Kemudian setelah selesai tambal sulam, maka seluruh konstruksi jalan yang sudah ditambal sulam bersamaan yang tidak ada tambal sulam (dua jalur) akan di Overlay kembali atau dilapis aspal panas keras dengan dihampar dan dipadatkan dalam keadaan panas pada suhu tertentu.

Tentunya dilakukan Overlay kembali tehadap jalan Soekarno-Hatta tersebut agar konstruksi lapisan aspal dapat meningkatkan kekuatan struktur jalan dan dapat maksimal melayani lalu lintas yang di rencanakan selama umur yang direncanakan.

Namun, terhadap pengerjaan Overlay di Jalan Soekarno-Hatta Kota Dumai yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT BMA ini kondisinya tidak kunjung selesai alias tidak kunjung tuntas.

Fakta dilapangan, tidak kunjung tuntas Overlay lanjutan terhadap Jalan Soekarno-Hatta oleh kontraktor pelaksana akibat patching aspal atau tambal sulam ada yang bolak-balik dikerjakan pada tempat atau lokasi yang sama.

Hal itu terjadi adalah akibat pengerjaan tambal sulam diduga asal jadi dan tidak bagus atau campuran aspal panas keras tidak memenuhi standar mutu sehingga umur tambal sulam tidak berlangsung lama alias rusak kembali, maka inilah fakta penyebab Overlay jalan Soekarno-Hatta tidak kunjung selesai karena harus di ulang tambal sulang sebelum di Overlay lanjutan.

Koordinator lapangan PPK 1.2 pengerjaan Overlay Jalan Soekarno-Hatta Kota Dumai, dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Riau, Safbikis Toha, tidak menapik soal Overlay lanjutan jalan Soekarno-Hatta Kota Dumai tidak kunjung selesai.

Dihubungi tanjakberita.com lewat nomor WhatsAppnya, Safbikis Toha membenarkan ada yang sudah di ulang tambal sulam sebelum di Overlay hal itu karena kondisi rusak Kembali harus ditambal sulam dulu sebelum di Overlay.

"Sudah pernah di tambal sulam sebelum di overlay, namun rusak, makanya di tambal dulu sebelum di overlay", ujar Safbikis Toha dihubungi lewat nomor WhatsAppnya sore tadi, Sabtu (4/2/2023).

Dijelaskan Safbikis Toha, tambal sulam yang kembali dikerjakan adalah yang belum pernah di Overlay sekitar 500 meter "Dari jembatan arah Bagan Besar masih ada sekitar 500 m yang belum di overlay", imbuhnya.

Sementara itu, disinggung soal kondisi jalan Soekarno-Hatta yang sudah Overlay tidak tertutup kemungkinan akan terus muncul kerusakan-kerusakan baru, Safbikis Toha tidak menanggapinya.

Hal yang sama ditanya soal ruas Jalan Soekarno-Hatta yang baru di Overlay sudah ada yang muncul kerusakan-kerusakan sejumlah titik, kontraktor pelaksana PT BMA bermarga Simanjuntak lewat nomor WhatsAppnya dikonfirmasi juga tidak menanggapi alias memilih bungkam.

Pantauan Crew Wartawan detik12.com dan tanjakberita.com di lapangan soal kondisi preservasi dan patching aspal yang dilanjut Overlay ruas jalan Soekarno-Hatta Kota Dumai tersebut sejumlah titik tampak memprihatinkan.

Kenapa tidak, karena beberapa titik ruas jalan yang baru di Overlay tampak sudah ada yang kembali rusak dan ada pula yang sudah dilakukan tambal sulam oleh kontraktor pelaksana PT BMA.

Memang benar, terhadap kerusakan jalan Soekarno-Hatta yang sudah di Overlay tersebut merupakan tanggungjawab kontraktor pelaksana untuk melakukan perbaikan ulang atau hingga perawatan lanjutan sepanjang waktu yang sudah diperjanjikan.

Hanya saja dipertanyakan, sampai kapan tanggungjawab pihak kontraktor pelaksana (BMA) untuk melakukan perbaikan ulang atau perawatan mengingat kondisi jalan yang baru selesai di Overlay kualitas atau kekuatan agregat jalan sangat diragukan.**

Penulis
: Aston Tambunan
Editor
: Aston Tambunan
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru