Wujudkan Provinsi Riau Pesisir, Partai Ummat Siap di Garda Terdepan
" Partai Ummat siap berada di garda
terdepan. Namun karena perjuangan ini berada di ranah politik, maka perlu dipastikan
perolehan kursi di DPRD. Kita tidak bisa maksimal menyuarakan perjuangan jika tidak
berada dalam sistem pemerintahan. Pastikan kursi Partai Ummat, kita akan
berjuang bersama rakyat," ujar Syafrizal yang juga Caleg DPRD Riau nomor urut 2
dari daerah pemilihan (Dapil) Riau V Dumai-Bengkalis-Meranti ini kepada
kupasberita.com, Rabu (31/01/24) siang tadi.
Melalui pemekaran daerah, dikatakan
Syafrizal tentu bakal berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,
peningkatan pendidikan masyarakat, peningkatan kesehatan masyarakat,
peningkatan kemudahan akses masyarakat memperoleh pelayanan publik dari
pemerintah setempat, peningkatan ketersediaan sarana prasarana publik dan
banyak dampak positif lainnya.
" Melihat banyaknya dampak positif, maka
Provinsi Riau Pesisir perlu diperjuangkan secara bersama-sama. Kita berharap seluruh
kepala daerah di kawasan pesisir Riau memiliki pemikiran dan semangat yang sama
dengan Walikota Dumai H Paisal," papar Syafrizal.
Semangat perjuangan pembentukan Provinsi
Riau Pesisir kembali bergelora pasca disuarakan Walikota Dumai, H Paisal, SKM,
MARS. Melalui pemekaran daerah, kesejahteraan masyarakat Riau yang berada di
kawasan pesisir bakal lebih baik kedepan. Untuk itu dibutuhkan komitmen bersama,
dan Partai ummat siap berada di garda terdepan.
Sebelumnya diberitakan, kampanye Calon
Presiden Nomor Urut 1, H Anies asyid Baswedan di Taman Bukit Gelanggang Kota
Dumai menyisakan banyak catatan menarik. Selain ada relawan yang datang
berjalan kaki dari Duri ke Dumai dengan jarak kurang lebih 80 kilometer, juga ada
satu momen yang cukup mendapat perhatian publik. Yakni, ketika H Paisal, SKM,
MARS menitipkan 3 hal kepada pasangan Anies-Muhaimin jika nantinya mereka
terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI.
" Saya tidak panjang-panjang, hanya
meminta tiga hal. Pertama agar nanti Mas Anies memperhatikan terkait pembagian
hasil ekspor dan Migas untuk Dumai. Kemudian mendukung terbentuknya Provinsi
Riau Pesisir dan terakhir terkait penyelesaian tanah konsesi di Dumai,"
ujar H Paisal.
Walikota Dumai H Paisal, SKM, MARS yang
kembali menyuarakan Provinsi Riau Pesisir mendapat banyak respon positif.
Apalagi impian besar masyarakat pesisir itu sudah lama terkubur. Terakhir itu
sempat digelorakan pada tahun 2014 lalu semasa Gubernur Riau dijabat oleh H
Annas Maamun.
" Kita butuh pemikiran besar untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir. Apa yang menjadi
keinginan Walikota Dumai itu harus kita dukung bersama. Hendaknya ini juga bisa
menjadi perhatian dari kepala daerah lainnya yang ada di wilayah pesisir Riau,"
ujar Eddy A Mohd Yatim, anggota DPRD Riau dari Dapil Dumai, Bengkalis dan
Meranti ini kepada kupasberita.com.
Eddy A Mohd Yatim yang kini kembali
mencalonkan diri untuk DPRD Riau dari Partai Demokrat ini menjelaskan pemekaran
daerah bakal memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat pesisir. Tidak
hanya memudahkan jalur birokrasi, namun juga berdampak terhadap peningkatan
ekonomi.
" Banyak dampak positif, dan daerah
di kawasan pesisir bakal berkembang pesat. Kami dari Partai Demokrat siap
berjuang bersama rakyat," tegas Eddy A Mohd Yatim.
Sementara pemerhati sosial dan politik,
Adrian Hadi memuji langkah Walikota Dumai yang kembali menggelorakan
pembentukan Provinsi Riau Pesisir. Pihaknya berkeyakinan, impian besar itu bisa
diwujudkan jika seluruh pihak saling bergandengan. Termasuk Bupati Bengkalis,
Rokan Hilir, Siak dan Meranti.
" Kalau bersama, tak ada yang tak
bisa. Hal terpenting, komunikasi dengan kepala daerah di wilayah pesisir harus
dilakukan. Mudah-mudahan Walikota Dumai bisa menjadi fasilitator," ujar
Adrian Hadi.(***)
Walikota Dumai Martil Baru Perjuangan Provinsi Riau Pesisir